Selasa, 01 Maret 2011

Pengertian Banjir


DEFINISI BANJIR :

Banjir adalah luapan air yang melebihi dari standart kapasitas akibat hujan yang terus-menerus, maupun luapan air pasang di laut, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah tepi pantai.

FAKTOR TERJADINYA BANJIR :

1. Faktor dari Aktifitas manusia:

• Membangun rumah di bantaran kali atau tepi sungai.
• Membuang sampah di sungai . Sehingga saluran mampet dan menyebabkan banjir.
• Membangun pemukiman dengan tidak membangun sarana saluran air.
• Penebangan pohon di hulu sungai terutama di tepi sungai.
• Penataan lingkungan kota yang terus menerus akibat kebutuhan perumahan penduduk.
• Membuang Sampah kesaluran air.
• Banyaknya bangunan-bangunan bertingkat sehingga menyebabkan beban yang berat pada tanah.
• Penggunaan atau pengambilanair tanah dalam.

2. Faktor dari Kondisi Alam:
• Kondisi dataran rendah di Jakarta.
• Air hulu menuju laut melalui 13 sungai di wilayah Jakarta.
• Hujan turun melebihi kapasitas curah hujan.
• Air hujan yang tercurah tidak teresap oleh tanah.
• Terjadinya air pasang.
• Terjadinya kenaikan permukaan air laut.

MENCEGAH BANJIR :

1. Pencegahan Bahaya Banjir
a) Usaha Yang Dilakukan Pemerintah
• Melakukan kegiatan untuk membersihkan sungai oleh petugai pengairan.
• Memelihara pintu air dengan baik sehingga pintu air itu tetap berfungsi dengan baik.
• Memberikan penyuluhan.
• Merencanakan dan melaksanakan prokasih (program kali bersih).
• Pemerintah membangun kantong-kantong air atau wadah-wadah untuk menampung air hujan.
• Pemerintah melakukan penertiban bangunan liar yang ada di bantaran sungai.
• Pemerintah menghimbau kepada masyarakat.
• Pemerintah memeberdayakan masyarakat dengan cara padat karya.
b) Partisipasi Masyarakat untuk mencegah terjadinya banjir
• Melakukan kerja bakti bersama secara berkala.
• Dihimbau agar masyarakat sadar jangan sampai buang sampah sembarangan.
• Mentaati peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.
• Masyarakat sadar jangan melakukan aktivitas seperti membangun bangunan di bantaran kali.

2. Cara Menanggulangi Bahaya Banjir
a. Peran pemerintah :
• Menyiagakan posko penanggulangan banjir.
• Membuat talang-talang, menyediakan perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir yang terjebak.
• Menyimpan pompa-pompa air.

b. Peran Masyarakat :
• Saling menyampaikan bahaya banjir.
• Menyediakan prasarana yang dimiliki.
• Membantu mengumpulkan kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat yg terkena musibah banjir.
• Membantu pemerintah untuk melakukan pertolongan kepada korban banjir.

LOKASI-LOKASI RAWAN BANJIR :

I. Jakarta Pusat :
o Matraman Dalam
o Kalipasir Kwitang
o Pejompongan
o Jatipinggir
o Mangga Dua
o DLL

II. Jakarta Utara:
o Kapuk Kamal
o Pantai indah Kapuk
o Pluit
o Sunter Agung
o Kelapa Gading
o Sunter Jaya
o DLL

III. Jakarta Barat:
o Rawa Buaya
o Cengkareng
o Meruya
o Jati Pulo
o Duri Kepa
o DLL

IV. Jakarta Selatan:
o IKPN
o Pulo Jaya
o Setia Budi Barat
o Bukit Duri
o Kebayoran Baru
o Kampung Melayu
o DLL

V. Jakarta Timur
o Pulo Mas
o Pulo nagka
o Rawa Bunga
o Cipinang Jaya
o Kramat jati
o Kampung Rambutan
o DLL


AKIBAT BAHAYA BANJIR :

1. Rumah tergenangair dan menjadi rusak.
2. Harta benda menjadi hancur.
3. Sungai akan menjadi dangkal akibat pinggiran kali atau sungai mengalami erosi.
4. Kerugian pada sector pertanian.
5. Lahan-lahan pertanian terkikis.
6. Prasarana umum menjadi rusak.
7. Hilang surat-surat berharga. Contoh: Ijazah, akta kelahiran, dll.
8. Menelan korban jiwa.
9. Mendatangkan penyakit diare dan DBD (Demam Berdarah Dengue)
10. Dan Lain lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar